Rabu, 02 Juli 2014

(FF) Love Story Bespectacled Girl


Love Story Bespectacled Girl

#Part 1


Author: Oh Err Lu
Lengh: Chapter
Genre: Romance, Angst (little), School life
Main cast: Luhan (yeoja), Sehun (namja)
Other cast: akan bertambah seiring berjalannya cerita

Summary:

"Seorang gadis lugu dan miskin yang menjalin hubungan cinta yang rumit dengan seorang pria dingin, tampan dan kaya" *summary macam apa ini -_-






#Author POV#

Pagi yang cerah di sebuah rumah kecil sederhana, terlihat seorang gadis yang tengah menikmati sarapannya dengan sepotong roti meses dan segelas susu coklat. Xi Luhan, nama gadis yang tengah menikmati sarapannya. Gadis cantik, manis, dengan kacamata yang bertengger di wajahnya membuat kesan gadis itu terlihat lugu.

“Eomma, Lulu berangkat sekolah dulu ne” Luhan

“Ne, tapi habiskan dulu susu coklatnya” Mrs. Xi

“Sudah eomma” Luhan

“Hati-hati dijalan” Mrs. Xi

“Ne eomma  ^_^” Luhan

Luhan hanya tinggal bersama eomma nya, appa nya sudah meninggal sejak Luhan berusia 10 tahun. Eomma nya hanya seorang pedagang kue, sungguh kehidupan yang sangat sederhana, tapi Luhan tetap menjalaninya dengan sangat gembira. Dari mana Luhan mendapat biaya untuk bersekolah? Untunglah Luhan gadis yang pintar bahkan cerdas, memiliki IQ 200, maka tidak heran jika Luhan mendapat beasiswa untuk bersekolah. Hobbinya membaca buku. Luhan sangat menyukai susu coklat, bahkan segala jenis makanan yang mengandung coklat, tapi walaupun memakan coklat, yang katanya dapat menyebabkan volume tubuh menjadi bertambah, tidak dengan Luhan. Mungkin Luhan memang sudah ditakdirkan memiliki tubuh yang kecil walaupun memakan coklat sebegitu banyak.


“Aishh, kenapa sedari tadi busnya selalu penuh, aku bisa terlambat kesekolah” Gerutu Luhan sambil menghentak-hentakkan kakinya.  Luhan sekarang tengah berdiri di halte bus menunggu bus datang tapi sudah 15 menit Luhan berdiri disana, namun bus yang lewat selalu saja penuh. Tapi pada akhirnya Luhan mendapat bus walaupun dapat diyakinkan jika Luhan pasti akan terlambat.



#Disekolah

“Pak Kim maafkan lulu, hari ini bus sangat penuh dan lulu harus menunggu lama, jadi jangan salahkan lulu kalau lulu terlambat, salahkan bus itu” ucap Luhan sambil beraegyo kepada satpam penjaga sekolah.

“Tidak bisa nona, sesuai peraturan sekolah jika ada siswa sekolah ini yang terlambat maka dia tidak boleh masuk ke sekolah!” ucap satpam yang bernama Kim itu

“Tapikan Lulu hanya terlambat 5 menit” ucap Luhan memelas

“Tidak bisa!” tegas Pak Kim

“Biarkan gadis itu masuk Pak Kim!” ucap seseorang tiba-tiba yang diyakini suara seorang namja

“Ah Tuan muda Sehun, tapi Tuan, gadis ini terlambat” ucap Pak Kim dengan sopan

“Biarkan dia masuk, memangnya Pak Kim tidak ingin muntah melihat wajahnya yang beraegyo seperti itu, menjijikan!” Ucap namja  yang bernama Sehun tadi dengan dinginnya, sambil menatap Luhan

‘Aishh siapa namja ini? kenapa pak Kim seperti takut padanya? wajahnya tampan tapi sikapnya seperti tidak punya otak’ Gerutu Luhan dalam hati

“Ah baiklah Tuan” ucap Pak Kim lalu membukakan gerbang untuk Luhan

“Terima kasih Pak Kim” ucap Luhan sambil membungkukan badannya

“Dan terima kasih juga untukmu” ucap Luhan kepada Sehun, namun namja itu malah pergi tak menghiraukan ucapan Luhan.


#Dikelas


“Hey Lu, tumben sekali kau terlambat, ada apa heum?” ucap seorang yeoja imut yang duduk disebelah Luhan

“Hari ini bus sangat penuh Baekie, oh iya apa Park sonsaengnim belum datang?” tanya Luhan sambil celingak-celinguk (?)

“Tadi sudah masuk, hanya saja tadi Park Sonsaenim ada keperluan mendadak jadi kita hanya diberi tugas” jelas Baekhyun, nama yeoja yang duduk dengan Luhan

“Hhmm lalu Kyung Soo mana?” tanya Luhan

“Kyung Soo sakit, mungkin karena kemarin saat pulang sekolah kehujanan” jelas Baekhyun

“Loh bukannya yang tak tahan dingin itu kamu Baekie, kenapa kamu baik-baik saja? dan malah Kyung Soo yang sakit? kamu meninggalkannya?” tanya Luhan

“Hey hey jaga bicaramu itu Xi Luhan, tidak mungkin aku sengaja meninggalkannya, kemarin Kyung Soo ada keperluan sepulang sekolah, dan aku disuruhnya untuk pulang duluan, dan ketika itu langit masih mendung belum hujan. Dan apa sakitmu sudah sembuh? Aigoo.. kenapa semua sahabatku sakit? Apa nanti aku juga akan sakit?” jelas Baekhyun sedikit lebay tentu saja

“Hehe mian Baekie, Hey kau tidak boleh sakit, nanti kalau kau sakit siapa yang akan membuat kami tertawa terbahak-bahak” ucap Luhan lalu memeluk Baekhyun.



#Jam istirahat

Luhan dan Baekhyun sedang berada dikantin untuk sekedar mengisi perut mereka yang kosong setelah mendapat pelajaran dikelas.

“Baekie, kau mau pesan apa? Biar aku yang pesankan” ujar Luhan

“Samakan saja denganmu lu” ucap Baekhyun

“Baiklah 2 ramyun dan 2 bubble tea” balas Luhan sembari berjalan untuk memesan


Brakk!!!


Ah!


YAKK!!


Suara teriakan itu membuat semua pengunjung kantin terdiam dan melihat ke arah kegaduhan tersebut.

“YAAKKK! Apa yang kau lakukan? Apa kau tak punya mata, huh?” bentak seorang namja dengan berteriakan sangat keras membuat seorang yeoja dihadapannya menunduk dalam

“Mianhae, jeongmal mianhae... aku tak sengaja” ucap seorang yeoja yang terus membungkukan badannya bermaksud meminta maaf

“Yaakk! Kau lagi? Bukankah kau yeoja yang tadi pagi?” ucap Sehun

Ya, nama namja yang tengah berteriak itu adalah Sehun, dan yeoja yang tengah diteriakinya adalah Luhan. Luhan tak sengaja menumpahkan bubble tea nya ketika berbalik hendak menuju meja yang nantinya akan didudukinya untuk makan bersama Baekhyun. Namun sesuatu yang tidak diharapkan terjadi.

“Kau? Maafkan aku, aku benar-benar tak sengaja, sini biar aku bersihkan” ucap Luhan sambil mengelap 
seragam sekolah Sehun dengan tangannya

“Bodoh! Apa dengan kau mengelapnya seperti itu seragamku akan kembali seperti semula?” bentak Sehun lagi sambil menyingkirkan tangan Luhan dari seragamnya

“mianhae...” ucap luhan lirih lalu menunduk

“dasar yeoja bodoh!” decih Sehun namun dengan nada terdengar meremehkan Luhan

“bodoh? kau yang bodoh!” teriak Luhan

“Aku sudah meminta maaf, dan aku tidak sengaja melakukannya. Dan siapa kau? Baru bertemu dua kali sudah seenaknya mengataiku seperti itu, tadi pagi kau mengataiku yeoja menjijikan, berteriak dan tadi kau memanggilku bodoh, memangnya kau ini siapa huh?” Lanjut Luhan sedikit berteriak

“Cih, aku Oh Sehun, cucu dari pemilik EXO High School ini” ucap Sehun santai sambil berlalu meninggalkan Luhan yang masih mematung.

 Akhirnya dengan emosi dan rasa terkejut yang Luhan rasakan, Luhanpun  menghampiri Baekhyun yang sedang memasang tampang cengo, dan semua pengunjung kantik masih melihat Luhan tak percaya.

“Apa yang kalian lihat?” tanya Luhan geram pada pengunjung kantin,mendengar teriakan Luhan semua pengunjung kantin kembali ke kegiatan masing-masing.

“Luhan kau daebak!” ucap Baekhyun dengan tampang cengonya

“Daebak apanya Baek?” tanya Luhan heran

“Kau tahu? Kau baru saja membentak Oh Sehun, cucu pemilik sekolah ini” ucap Baekhyun

“Kau tahu dia Baek? “ tanya luhan kembali

“Tentu, dua hari lalu saat kau tak masuk sekolah, dia masuk sekolah ini, dia anak kelas 3, dia senior kita, dulu waktu kelas 1 dia sempat sekolah disini, namun ketika kelas 2 dia pindah ke Canada dan sekarang kembali lagi ke Korea dan bersekolah disini lagi” jelas Baekhyun

“Oh, kau tahu dari mana Baek?” tanya Luhan lagi

“Chanyeol yang mengatakannya padaku, Sehun itu sahabatnya Chanyeol dan Kai, dan kau tahu?” tanya Baekhyun

“Apa?” balas Luhan

“Kau dalam bahaya Xi Luhan, kau baru saja mencari gara-gara dengan seorang Oh Sehun, bagaimana kalau dia melakukan sesuatu padamu Lu...” lirih Baekhyun

“Hhhmm aku juga tak tahu Baek, aku tak sengaja tadi membentaknya, aku hanya emosi saja dengannya, seharusnya aku berterima kasih padanya karena berkatnya aku dapat masuk ke sekolah karena tadi aku terlambat, tapi dia juga sempat mengataiku  ‘yeoja menjijikan’ saat aku memelas meminta pak Kim untuk membukakan gerbangnya” Lirih Luhan, Baekhyunpun hanya diam sambil mengelus punggung Luhan, karena dia tak tahu harus berbuat apa selain menenangkan Luhan.



>>> 


Tak terasa hari sudah gelap, Luhan mengecek arloji ditangan kirinya “sudah jam 9 malam, huh! hari ini cafe sangat ramai” ucap luhan sambil berjalan kaki menuju rumahnya. Luhan memang bekerja part time untuk membiayai kebutuhan sehari-harinya , untuk meringankan sedikit pekerjaan eommanya dengan bekerja sebagai pelayan disalah satu caffe.

“Eomma, Lulu pulang” ucap Luhan sedikit berteriak

“Lulu sudah pulang? Aigoo... kenapa malam sekali pulangnya sayang” tanya eomma Luhan

“Mian eomma, hari ini caffe sangat ramai” ucap Luhan sambil membuka sepatu dan meletakannya di rak

“Oh, Lulu sudah makan?” tanya eomma Luhan lagi

“Sudah eomma, tadi Lulu makan bersama Xiumin” balas Luhan

“Ya sudah sekarang Lulu mandi lalu tidur, sementara eomma akan buatkan segelas susu coklat” ucap eomma Luhan

“Ne, gomawo eomma” balas Luhan



>>> 



#Sehun POV#


“Hay Kau!”

“Hay kau, namja rambut pirang hitam!”

“Hay namja albino!”

Mendengar kata itu aku langsung menengok, aku memang sudah tahu orang itu tepatnya yeoja itu memanggilku, sejak dia memanggilku dengan rambut pirang hitam. Tapi panggilan terakhirnya itu sungguh membuatku geram

“Anyyeonghaseo” panggil yeoja itu sambil tersenyum manis, aku hanya menatapnya datar, aku akui memang senyumnya sangat manis sekali dan setelah dilihat-lihat wajahnyapun cantik, eh apa-apaan aku ini, ya dia adalah yeoja yang mencari gara-gara denganku kemarin.

“Hay maaf aku memanggilmu seperti itu, hhhmm Oh Sehun” ucapnya sambil melihat nametag di seragam sekolahku. Tapi aku hanya diam tidak berniat untuk membalas ucapannya

“Mianhae soal kemarin, aku benar-benar menyesal sudah memarahimu, padahal kau sudah baik padaku, maafkan aku ne, dan terima kasih”. Ucapnya sambil membungkukkan badan

Aku hanya diam, kemudian berlalu pergi, sebenarnya aku namja yang tak banyak bicara, hanya saja kemarin suasana hatiku sedang tidak baik,karena hyungku yang menyebalkan itu, sehingga aku membentak yeoja itu kemarin, tapi tak ada rasa menyesal dalam hatiku karena sudah membentaknya, karena memang dia juga salah. Oh ya aku tadi sempat melirik nametagnya ternyata namanya Xi Luhan.



#Luhan POV#


Apa-apaan namja itu, kenapa diam dan berlalu pergi seenaknya, apa dia sedang sakit gigi atau sedang hemat suara? Kemarin saja berteriak-teriak, cckk dasaR. Ah lebih baik aku ke kelas saja, terserah dia mau memaafkan atau tidak, yang pasti aku sudah meminta maaf padanya


#SKIPTIME


Ahh  sudah malam aku harus segera pulang, eomma pasti meghawatirkanku, aku melihat arloji  ditanganku sudah menunjukan waktu hampir jam 10 malam, huh caffe hari ini memang tidak terlalu ramai seperti kemarin, tapi karena tadi caffe dipakai untuk acara pesta ulang tahun salah satu pelanggan


“Sreek”


“Grep”


Ah siapa yang memelukku dari belakang ini? Sungguh aku sangat takut sekarang

“Hay cantik, mau pulang huh?” ucap seorang  namja yang tengah memelukku, dan dengan sekali hentakan aku melepaskan pelukkannya hingga namja itu terjatuh, sepertinya namja ini sedang mabuk

“Tolooong” ucapku lalu berlari, namun namja itu menarik kakiku hingga aku tersungkur

“Mau kemana cantik? Ayo kita bersenang senang” ucap namja itu terus mendekat, sedanngkan aku terus memundurkan tubuhku, namun semakin aku mundur, justru namja itu semakin mendekat, dan sungguh aku sangat takut

“Toloong, hiks, hiks” aku hanya bisa menangis, sungguh aku benar-benar takut

“Kenapa menangis hhm?” ucap namja itu sambil menarik lengan bajuku hingga robek

“Hiks, hiks, jangan, toloong” lirihku, sungguh aku sangat takut, dan aku hanya bisa menangis dan menutup mataku rapat.



“Bugh!"

.
.
.
.
.
.
Next??

Maaf gaje or apapun itu, maklum aja ini author abal-abal :D
Kira-kira itu siapa yang yang dipukul dan siapa yang mukul?
Oke tunggu part selanjutnya aja, mungkin agak lama, soalnya ga niat bikin FF nih, iseng-iseng aja. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar