Love Story Bespectacled Girl
#Part 1
Author: Oh Err Lu
Lengh: Chapter
Genre: Romance, Angst (little), School life
Main cast: Luhan (yeoja), Sehun (namja)
Other cast: akan bertambah seiring berjalannya cerita
Summary:
"Seorang gadis lugu dan miskin yang menjalin hubungan cinta yang rumit dengan seorang pria dingin, tampan dan kaya" *summary macam apa ini -_-
#Author POV#
Pagi yang cerah di sebuah rumah kecil sederhana, terlihat
seorang gadis yang tengah menikmati sarapannya dengan sepotong roti meses dan
segelas susu coklat. Xi Luhan, nama gadis yang tengah menikmati sarapannya.
Gadis cantik, manis, dengan kacamata yang bertengger di wajahnya membuat kesan
gadis itu terlihat lugu.
“Eomma, Lulu berangkat sekolah dulu ne” Luhan
“Ne, tapi habiskan dulu susu coklatnya” Mrs. Xi
“Sudah eomma” Luhan
“Hati-hati dijalan” Mrs. Xi
“Ne eomma ^_^” Luhan
Luhan hanya tinggal bersama eomma nya, appa nya sudah
meninggal sejak Luhan berusia 10 tahun. Eomma nya hanya seorang pedagang kue,
sungguh kehidupan yang sangat sederhana, tapi Luhan tetap menjalaninya dengan
sangat gembira. Dari mana Luhan mendapat biaya untuk bersekolah? Untunglah
Luhan gadis yang pintar bahkan cerdas, memiliki IQ 200, maka tidak heran jika
Luhan mendapat beasiswa untuk bersekolah. Hobbinya membaca buku. Luhan sangat
menyukai susu coklat, bahkan segala jenis makanan yang mengandung coklat, tapi
walaupun memakan coklat, yang katanya dapat menyebabkan volume tubuh menjadi
bertambah, tidak dengan Luhan. Mungkin Luhan memang sudah ditakdirkan memiliki
tubuh yang kecil walaupun memakan coklat sebegitu banyak.
“Aishh, kenapa sedari tadi busnya selalu penuh, aku bisa
terlambat kesekolah” Gerutu Luhan sambil menghentak-hentakkan kakinya. Luhan sekarang tengah berdiri di halte bus
menunggu bus datang tapi sudah 15 menit Luhan berdiri disana, namun bus yang
lewat selalu saja penuh. Tapi pada akhirnya Luhan mendapat bus walaupun dapat
diyakinkan jika Luhan pasti akan terlambat.
#Disekolah
“Pak Kim maafkan lulu, hari ini bus sangat penuh dan lulu
harus menunggu lama, jadi jangan salahkan lulu kalau lulu terlambat, salahkan
bus itu” ucap Luhan sambil beraegyo kepada satpam penjaga sekolah.
“Tidak bisa nona, sesuai peraturan sekolah jika ada siswa sekolah
ini yang terlambat maka dia tidak boleh masuk ke sekolah!” ucap satpam yang
bernama Kim itu
“Tapikan Lulu hanya terlambat 5 menit” ucap Luhan memelas
“Tidak bisa!” tegas Pak Kim
“Biarkan gadis itu masuk Pak Kim!” ucap seseorang tiba-tiba
yang diyakini suara seorang namja
“Ah Tuan muda Sehun, tapi Tuan, gadis ini terlambat” ucap
Pak Kim dengan sopan
“Biarkan dia masuk, memangnya Pak Kim tidak ingin muntah
melihat wajahnya yang beraegyo seperti itu, menjijikan!” Ucap namja yang bernama Sehun tadi dengan dinginnya,
sambil menatap Luhan
‘Aishh siapa namja ini? kenapa pak Kim seperti takut padanya?
wajahnya tampan tapi sikapnya seperti tidak punya otak’ Gerutu Luhan dalam hati
“Ah baiklah Tuan” ucap Pak Kim lalu membukakan gerbang untuk
Luhan
“Terima kasih Pak Kim” ucap Luhan sambil membungkukan
badannya
“Dan terima kasih juga untukmu” ucap Luhan kepada Sehun,
namun namja itu malah pergi tak menghiraukan ucapan Luhan.
#Dikelas
“Hey Lu, tumben sekali kau terlambat, ada apa heum?” ucap
seorang yeoja imut yang duduk disebelah Luhan
“Hari ini bus sangat penuh Baekie, oh iya apa Park sonsaengnim
belum datang?” tanya Luhan sambil celingak-celinguk (?)
“Tadi sudah masuk, hanya saja tadi Park Sonsaenim ada
keperluan mendadak jadi kita hanya diberi tugas” jelas Baekhyun, nama yeoja
yang duduk dengan Luhan
“Hhmm lalu Kyung Soo mana?” tanya Luhan
“Kyung Soo sakit, mungkin karena kemarin saat pulang sekolah
kehujanan” jelas Baekhyun
“Loh bukannya yang tak tahan dingin itu kamu Baekie, kenapa
kamu baik-baik saja? dan malah Kyung Soo yang sakit? kamu meninggalkannya?”
tanya Luhan
“Hey hey jaga bicaramu itu Xi Luhan, tidak mungkin aku sengaja meninggalkannya, kemarin Kyung Soo ada keperluan sepulang sekolah, dan aku
disuruhnya untuk pulang duluan, dan ketika itu langit masih mendung belum
hujan. Dan apa sakitmu sudah sembuh? Aigoo.. kenapa semua sahabatku sakit? Apa
nanti aku juga akan sakit?” jelas Baekhyun sedikit lebay tentu saja
“Hehe mian Baekie, Hey kau tidak boleh sakit, nanti kalau
kau sakit siapa yang akan membuat kami tertawa terbahak-bahak” ucap Luhan lalu
memeluk Baekhyun.
#Jam istirahat
Luhan dan Baekhyun sedang berada dikantin untuk sekedar mengisi
perut mereka yang kosong setelah mendapat pelajaran dikelas.
“Baekie, kau mau pesan apa? Biar aku yang pesankan” ujar
Luhan
“Samakan saja denganmu lu” ucap Baekhyun
“Baiklah 2 ramyun dan 2 bubble tea” balas Luhan sembari
berjalan untuk memesan
Brakk!!!
Ah!
YAKK!!
Suara teriakan itu membuat semua pengunjung kantin terdiam
dan melihat ke arah kegaduhan tersebut.
“YAAKKK! Apa yang kau lakukan? Apa kau tak punya mata, huh?”
bentak seorang namja dengan berteriakan sangat keras membuat seorang yeoja
dihadapannya menunduk dalam
“Mianhae, jeongmal mianhae... aku tak sengaja” ucap seorang
yeoja yang terus membungkukan badannya bermaksud meminta maaf
“Yaakk! Kau lagi? Bukankah kau yeoja yang tadi pagi?” ucap
Sehun
Ya, nama namja yang tengah berteriak itu adalah Sehun, dan
yeoja yang tengah diteriakinya adalah Luhan. Luhan tak sengaja menumpahkan
bubble tea nya ketika berbalik hendak menuju meja yang nantinya akan
didudukinya untuk makan bersama Baekhyun. Namun sesuatu yang tidak diharapkan
terjadi.
“Kau? Maafkan aku, aku benar-benar tak sengaja, sini biar
aku bersihkan” ucap Luhan sambil mengelap
seragam sekolah Sehun dengan
tangannya
“Bodoh! Apa dengan kau mengelapnya seperti itu seragamku
akan kembali seperti semula?” bentak Sehun lagi sambil menyingkirkan tangan
Luhan dari seragamnya
“mianhae...” ucap luhan lirih lalu menunduk
“dasar yeoja bodoh!” decih Sehun namun dengan nada terdengar
meremehkan Luhan
“bodoh? kau yang bodoh!” teriak Luhan
“Aku sudah meminta maaf, dan aku tidak sengaja melakukannya.
Dan siapa kau? Baru bertemu dua kali sudah seenaknya mengataiku seperti itu,
tadi pagi kau mengataiku yeoja menjijikan, berteriak dan tadi kau memanggilku
bodoh, memangnya kau ini siapa huh?” Lanjut Luhan sedikit berteriak
“Cih, aku Oh Sehun, cucu dari pemilik EXO High School ini”
ucap Sehun santai sambil berlalu meninggalkan Luhan yang masih mematung.
Akhirnya dengan emosi
dan rasa terkejut yang Luhan rasakan, Luhanpun
menghampiri Baekhyun yang sedang memasang tampang cengo, dan semua
pengunjung kantik masih melihat Luhan tak percaya.
“Apa yang kalian lihat?” tanya Luhan geram pada pengunjung
kantin,mendengar teriakan Luhan semua pengunjung kantin kembali ke kegiatan
masing-masing.
“Luhan kau daebak!” ucap Baekhyun dengan tampang cengonya
“Daebak apanya Baek?” tanya Luhan heran
“Kau tahu? Kau baru saja membentak Oh Sehun, cucu pemilik
sekolah ini” ucap Baekhyun
“Kau tahu dia Baek? “ tanya luhan kembali
“Tentu, dua hari lalu saat kau tak masuk sekolah, dia masuk
sekolah ini, dia anak kelas 3, dia senior kita, dulu waktu kelas 1 dia sempat
sekolah disini, namun ketika kelas 2 dia pindah ke Canada dan sekarang kembali
lagi ke Korea dan bersekolah disini lagi” jelas Baekhyun
“Oh, kau tahu dari mana Baek?” tanya Luhan lagi
“Chanyeol yang mengatakannya padaku, Sehun itu sahabatnya
Chanyeol dan Kai, dan kau tahu?” tanya Baekhyun
“Apa?” balas Luhan
“Kau dalam bahaya Xi Luhan, kau baru saja mencari gara-gara
dengan seorang Oh Sehun, bagaimana kalau dia melakukan sesuatu padamu Lu...”
lirih Baekhyun
“Hhhmm aku juga tak tahu Baek, aku tak sengaja tadi
membentaknya, aku hanya emosi saja dengannya, seharusnya aku berterima kasih
padanya karena berkatnya aku dapat masuk ke sekolah karena tadi aku terlambat,
tapi dia juga sempat mengataiku ‘yeoja
menjijikan’ saat aku memelas meminta pak Kim untuk membukakan gerbangnya” Lirih
Luhan, Baekhyunpun hanya diam sambil mengelus punggung Luhan, karena dia tak
tahu harus berbuat apa selain menenangkan Luhan.
>>>
Tak terasa hari sudah gelap, Luhan mengecek arloji ditangan
kirinya “sudah jam 9 malam, huh! hari ini cafe sangat ramai” ucap luhan sambil
berjalan kaki menuju rumahnya. Luhan memang bekerja part time untuk membiayai
kebutuhan sehari-harinya , untuk meringankan sedikit pekerjaan eommanya dengan
bekerja sebagai pelayan disalah satu caffe.
“Eomma, Lulu pulang” ucap Luhan sedikit berteriak
“Lulu sudah pulang? Aigoo... kenapa malam sekali pulangnya
sayang” tanya eomma Luhan
“Mian eomma, hari ini caffe sangat ramai” ucap Luhan sambil
membuka sepatu dan meletakannya di rak
“Oh, Lulu sudah makan?” tanya eomma Luhan lagi
“Sudah eomma, tadi Lulu makan bersama Xiumin” balas Luhan
“Ya sudah sekarang Lulu mandi lalu tidur, sementara eomma
akan buatkan segelas susu coklat” ucap eomma Luhan
“Ne, gomawo eomma” balas Luhan
>>>
#Sehun POV#
“Hay Kau!”
“Hay kau, namja rambut pirang hitam!”
“Hay namja albino!”
Mendengar kata itu aku langsung menengok, aku memang sudah
tahu orang itu tepatnya yeoja itu memanggilku, sejak dia memanggilku dengan
rambut pirang hitam. Tapi panggilan terakhirnya itu sungguh membuatku geram
“Anyyeonghaseo” panggil yeoja itu sambil tersenyum manis,
aku hanya menatapnya datar, aku akui memang senyumnya sangat manis sekali dan
setelah dilihat-lihat wajahnyapun cantik, eh apa-apaan aku ini, ya dia adalah
yeoja yang mencari gara-gara denganku kemarin.
“Hay maaf aku memanggilmu seperti itu, hhhmm Oh Sehun”
ucapnya sambil melihat nametag di seragam sekolahku. Tapi aku hanya diam tidak
berniat untuk membalas ucapannya
“Mianhae soal kemarin, aku benar-benar menyesal sudah
memarahimu, padahal kau sudah baik padaku, maafkan aku ne, dan terima kasih”.
Ucapnya sambil membungkukkan badan
Aku hanya diam, kemudian berlalu pergi, sebenarnya aku namja
yang tak banyak bicara, hanya saja kemarin suasana hatiku sedang tidak
baik,karena hyungku yang menyebalkan itu, sehingga aku membentak yeoja itu
kemarin, tapi tak ada rasa menyesal dalam hatiku karena sudah membentaknya,
karena memang dia juga salah. Oh ya aku tadi sempat melirik nametagnya ternyata
namanya Xi Luhan.
#Luhan POV#
Apa-apaan namja itu, kenapa diam dan berlalu pergi
seenaknya, apa dia sedang sakit gigi atau sedang hemat suara? Kemarin saja
berteriak-teriak, cckk dasaR. Ah lebih baik aku ke kelas saja, terserah dia mau
memaafkan atau tidak, yang pasti aku sudah meminta maaf padanya
#SKIPTIME
Ahh sudah malam aku
harus segera pulang, eomma pasti meghawatirkanku, aku melihat arloji ditanganku sudah menunjukan waktu hampir jam
10 malam, huh caffe hari ini memang tidak terlalu ramai seperti kemarin, tapi
karena tadi caffe dipakai untuk acara pesta ulang tahun salah satu pelanggan
“Sreek”
“Grep”
Ah siapa yang memelukku dari belakang ini? Sungguh aku
sangat takut sekarang
“Hay cantik, mau pulang huh?” ucap seorang namja yang tengah memelukku, dan dengan
sekali hentakan aku melepaskan pelukkannya hingga namja itu terjatuh,
sepertinya namja ini sedang mabuk
“Tolooong” ucapku lalu berlari, namun namja itu menarik
kakiku hingga aku tersungkur
“Mau kemana cantik? Ayo kita bersenang senang” ucap namja
itu terus mendekat, sedanngkan aku terus memundurkan tubuhku, namun semakin aku
mundur, justru namja itu semakin mendekat, dan sungguh aku sangat takut
“Toloong, hiks, hiks” aku hanya bisa menangis, sungguh aku
benar-benar takut
“Kenapa menangis hhm?” ucap namja itu sambil menarik lengan
bajuku hingga robek
“Hiks, hiks, jangan, toloong” lirihku, sungguh aku sangat
takut, dan aku hanya bisa menangis dan menutup mataku rapat.
“Bugh!"
.
.
.
.
.
.
Next??
Maaf gaje or apapun itu, maklum aja ini author abal-abal :D
Kira-kira itu siapa yang yang dipukul dan siapa yang mukul?
Oke tunggu part selanjutnya aja, mungkin agak lama, soalnya ga niat bikin FF nih, iseng-iseng aja. :D
Oke tunggu part selanjutnya aja, mungkin agak lama, soalnya ga niat bikin FF nih, iseng-iseng aja. :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar